22
Jul
10

Nikah Siri

MENIKAH DENGAN LAKI-LAKI YANG MASIH BERISTRI

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr.Wb,

Bapak Ustadz Yth,

Saya ingin menikahi dengan calon suami,namun calon suami saya masih

dalam masa pereceraian dengan istrinya,agar tidak terjadi zina,sambil

menunggu proses perceraian itu selesai, kami bermaksud menikah secara

agama, yang ingin saya tanyakan :

1.apakah syah menurut agama jika saya menikah dengan laki-laki yang

belum bercerai dari istrinya, dan tanpa se-izin istri pertamanya?,

2.Apakah syarat-syarat yang harus dipenuhi jika akan melakukan

pernikahan secara siri?,

3.Dimanakah saya bisa melakukan pernikahan ini?(secara agama bukan di

KUA dan saya tinggal di wilayah DIY & Jateng).

Mohon penjelasannya, agar kami tidak melakukan kesalahan.

Wassalamualaikum Wr. Wb,

Ira-Jogja

ira irmawati

Jawaban:

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua.

Dalam agama tidak ada ketentuan bahwa seorang calon suami harus

meminta ijin dari istrinya yang pertama untuk menikah kembali. Juga,

si laki-laki tidak harus menceraikan isteri pertamanya itu terlebih

dahulu. Sementara masalah nikah siri yang Anda tanyakan itu,

bagaimana kejelasannya lebih jauh ? Apakah nikah siri (rahasia) yang

Anda maksud itu adalah pernikahan tanpa ada wali dan saksi ? Kalau ini

yang Anda maksud maka jelas tidak syah dan haram hukumya. Meski pun

dengan wali hakim, karena selama ayah kandung atau wali yang lain

masih ada dan beragama Islam, hakim tidak berhak menikahkannya begitu

saja.

Kalau yang Anda maksud dengan menikah sirri adalah sebuah pernikahan

syah dengan wali dan dua saksi, namun hanya kalangan terbatas saja

yang diberitahukan, maka pertanyaanya adalah : Mengapa orang lain

tidak boleh tahu ? Apa latar belakang dan motivasinya sehingga

pernikahan itu harus dirahasiakan ?.

Bukankah dengan merahasiakannya malah akan terjadi fitnah dan salah

sangka. Karena orang akan menganggap mereka bukan sebagai pasangan

yang syah, namun perilaku mereka sangat mesra dan tidak mungkin

tertutup selamanya. Dengan demikian, orang akan menuduh mereka

melakukan zina, pacaran atau selingkuh. Dan karena itu maka pernikahan

model begini meski secara fiqihnya syah namun menimbulkan madharat dan

bertentangan dengan tujuan pernikahan dan sunnah Rasulullah SAW yang

memerintahkan untuk mengumumkan pernikahan.

Tapi kalau yang Anda maksud dengan nikah siri adalah menikah yang syah

dengan wali dan dua saksi dan juga diketahui oleh oran lain, namun

hanya kalangan tertentu saja yang tidak diberitahu, misalnya istri

pertama tidak diberitahu karena takut akan mengamuk, maka sebenarnya

ini bukan nikah sirri tapi nikah (poligami) diam-diam agar tidak

ketahuan istri pertama. Ini biasa dilakukan oleh para lelaki yang

berani poligami tapi takut kepada istri sehingga langkah yang

diambilnya seperti itu. Pernikahan ini secara syariah syah namun

secara harmoni hubungan keluarga masih menjadi tanda tanya besar.

Sakinah kah yang didapat atau malah menuai badai besar?

Yang bisa menjawabnya adalah mereka yang sudah punya dua istri alias

sudah poligami.

Wallahu A`lam Bish-shawab,

Wassalamu `AlaikumWr.wb.



About these ads

0 Responses to “Nikah Siri”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: